loading...
Rabu, 02 November 2016

Menyikapi Penyebaran Berita Tentang Kesesatan Tokoh-tokoh Syi’ah di Indonesia

Pertanyaan:Beredar broadcast tentang nama-nama/tokoh orang syi’ah,yg saya tanyakan apakah benar mereka orang syi’ah,dan apa dasarnya mereka menyebutnya orang itu syiah. Contoh Jalaludin Rakhmat dan beberapa yg lain?

Jawaban :
Jalaludin Rakhmat dan sebagian temannya yg dianggap sebagai orang-orang Syi’ah karena keyakinan dan amalan mereka sama dengan sekte sesat Syi’ah.

http://cnmbvc.blogspot.com/2016/11/menyikapi-penyebaran-berita-tentang.html

Sebagai contoh,kesesatan Syi’ah adalah mencerca para sahabat radhiyallahu’anhum,ini bertebaran di buku-buku karya Jalaluddin Rakhmat,padahal sahabat adalah orang-orang yg Allah ta’ala pilih utk menjadi murid Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam dan berjuang bersama beliau.

Demikian pula Al-Qur’an dan As-Sunnah sampai kepada kita dikarenakan para sahabat mempelajarinya dengan baik dari Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam dan mengajarkannya kepada generasi berikutnya.Oleh karena itu dalam banyak ayat Al-Qur’an dan As-Sunnah,Allah ta’ala dan Rasul-Nya shallallahu’alaihi wa sallam telah memuji para sahabat.

Dan Nabi shallallahu’alaihi wa sallam berpesan,

لَا تَسُبُّو أَص�'حَابِي لَا تَسُبُّوا أَص�'حَابِي فَوَالَّذِى نَف�'سِى بِيَدِهِ لَو�' أَنَّ أَحَدَكُم�' أَن�'فَقَ مِث�'لَ أُحُدٍ ذَهَبًا مَا أَد�'رَكَ مُدَّ أَحَدِهِم�' وَ لَا نَصِيفَهُ

“Janganlah kalian mencerca sahabatku,janganlah kalian mencerca sahabatku, demi Allah yg jiwaku ada di tanganNya,andaikan seorang dari kalian bersedekah emas sebesar gunung Uhud,niscaya tidak akan menyamai segenggam emas yg disedekahkan oleh sahabatku,tidak pula separuhnya.”HR. Al-Bukhari dan Muslim dari Abu Hurairah radhiyallahu’anhu
Baca juga:koran islami sesat pasti di neraka.
Dan masih banyak lagi kesesatan Syi’ah lainnya yg diikuti oleh Jalal dan tokoh-tokoh tersebut,maka sudah sepatutnya kaum muslimin diingatkan akan bahaya kesesatan mereka. 

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Menyikapi Penyebaran Berita Tentang Kesesatan Tokoh-tokoh Syi’ah di Indonesia

1 komentar: