loading...
Senin, 17 Oktober 2016

Angelina Jolie :Islam adalah ‘Agama yg Indah’;Amerika memiliki ‘Kewajiban’ utk menerima pengungsi Muslim

Angelina Jolie:Islam adalah ‘Agama yg Indah’;Amerika memiliki ‘Kewajiban’ utk menerima pengungsi Muslim
Nilai-nilai Amerika mengharuskan kita utk menerima pengungsi Muslim,selebriti Angelina Jolie menyatakan di sebuah acara Islam pada hari Senin di Virginia. Figur Hollywood yang menjadi duta pengungsi PBB,bersama dengan Menteri Luar Negeri John Kerry membuat pernyataan utk mendorong diterimanya ratusan ribu pengungsi Muslim di AS.

Membawa pengungsi Muslim ke AS mengaktualisasikan nilai-nilai Amerika, ungkap Jolie dalam sebuah acara yg diselenggarakan oleh All Dulles Area Muslim Society (ADAMS),afiliasi dari Masyarakat Islam Amerika Utara (ISNA), yg terhubung dengan Ikhwanul Muslimin.

“Ini adalah kewajiban kita sebagai warga Amerika utk menjadikan bangsa kita menyambut mereka yg melarikan diri dari penderitaan,” kata Jolie.“Pergi dari rumah bukan pilihan mereka,tetapi karena terpaksa utk kelangsungan hidup mereka. Sebuah bangsa Amerika yg besar adalah Amerika yg mempunyai belas kasih. ”

Keanekaragaman akan memperkuat Amerika,ungkap Jolie.

“Kita berada di posisi terkuat kita, ketika kita menerima keberagaman dimana orang-orang menemukan kesatuan berdasarkan nilai-nilai bersama dan identitas kita yg lebih besar,”kata Jolie.“Kami tidak bisa terlepas dari keberagaman kita, kita kuat karena itu. ”

Mengidentikkan Islam sebagai“ekstremisme kekerasan,”Jolie menggunakan frase samar-samar yg diciptakan oleh Administrasi Obama utk tujuan menyangkal dimensi ideologi dan fenomena agama.

Tanpa tegas mengidentifikasi Islam,Jolie mengecam upaya utk “menstigmatisasi agama yg indah. ”

“Tidak ada yg berhak merendahkan siapa pun atas dasar jenis kelamin,agama, kebangsaan,”kata Jolie,secara tidak langsung mengkritik usulan Donald Trump tentang memblokir masuknya sebagian besar imigran,pengungsi dan pengunjung Muslim.

“Ketika kita merendahkan iman,tradisi,dan budaya dari setiap kelompok,kita melemahkan kekuatan kita sebagai masyarakat demokratis,”Jolie memperingatkan.

Jolie menerima tepuk tangan ketika mengulang pernyataan Presiden Barack Obama tahun 2012 sebelum Sidang Umum PBB:“Masa depan seharusnya bukan milik orang-orang yg memfitnah nabi umat Islam”


Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

0 komentar:

Posting Komentar