loading...
Sabtu, 04 Oktober 2014

Les mou dan tra aceh



Les mou dan tra aceh
Bireuen – Direncanakan pada tanggal 15 Agustus 2013 mendatang, sekitar 141 ribu anggota Tim Relawan Aceh (TRA) se-Aceh akan menuntut kepada berbagai pihak yang bertanggungjawab menyangkut realisasi butir-butir Mou Helsinki diantaranya Tapal Batas dan Pengadilan HAM.

Rencana aksi TRA ini merupakan hasil keputusan rapat sekaligus pengukuhan 114 staff TRA se-Aceh yang bersidang Selasa (30/7/2013) malam di Posko Induk TRA Kabupaten Bireun.

Murdani MA presiden TRA ACEH, Ketua Umum Lembaga Sosialisasi MoU (LeS-MoU) lembaga induk TRA, dalam pidato politiknya mengatakan, sejak awal berdirinya, TRA berperan untuk mengawal terlaksananya apa yang terkandung dalam butir-butir kesepahaman atau Mou Helsinki yang telah disepakati Pemerintah Indonesia dan GAM segera direalisasikan.

”Realisasi ini sangat penting karena marwah rakyat Aceh yang sempat terkoyak akibat konflik dapat terpulihkan kembali,” ujar Murdani.

Lebih lanjut Murdani menambahkan, lembaga yang dipimpinnya itu telah memiliki relawan disetiap Kabupaten/Kota se-Aceh. ”Hingga kini sudah ratusan ribu relawan TRA dan mereka siap digerakan untuk mengawal pelaksanaan MoU diseluruh Aceh,” kata Murdani saat mengukuhkan 114 Staf TRA .

“Sekitar ratusan ribu relawan TRA akan turun ke Banda Aceh pada 15 Agustus nanti, mereka akan menuntut pihak Crisis Management Initiative ( CMI), Uni Eropa dan PBB agar segera mendesak Pemerintah Indonesia untuk menerapkan dan melaksanakan butir-butir perjanjian dalam MoU yang telah disepakati bersama. Dengan kekuatan ratusan ribu relawan TRA, kami akan terus mengawal MoU,” pungkas Murdani.
sumber:al fajar

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Les mou dan tra aceh

0 komentar:

Posting Komentar